Beasiswa Bazma Pertamina
Halo, perkenalkan saya Aisya Rahmah, seorang mahasiswa
jurusan pendidikan fisika tingkat 2 (semester 3) Universitas Pendidikan
Indonesia. Saya anak ke-3 dari 4 bersaudara, ayah saya seorang dosen swasta di
salah satu politeknik di Bandung.
Saya sangat senang bertemu orang-orang baru dan berbagi
pengalaman dengan mereka. Semasa di SMA saya ikut berbagai organisasi dan
sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Osis. Selain itu, pengalaman yang sangat berharga
bagi saya saat saya menjadi Ketua Festival Budaya SMA saya untuk wilayah
Bandung-Cimahi, kegiatan ini memberikan saya banyak hal-hal baru yang luar biasa
dan memberikan pandangan baru tentang hidup yang lebih luas. Sebelum kuliah,
saya sempat magang di PT. Edukreasi Indonesia sebagai ambassador edulab selama
2 bulan, dan menjadi admin official red culture selama 2 bulan pula. Salah satu
hobi saya dari kecil yaitu berdagang dan handmade crafting. Alhamdulillah, saya
memiliki brand handmade aksesoris yaitu 'KAMINGZUN' yang telah saya rintis dari
bangku SMA. Melakukan workshop dan pameran bersama handmade crafter lain selalu
mengaksikan bagi saya.
Selama di kampus, saya belum mendaftar sebagai pengurus harian himpunan, karena banyak hal diluar kampus yang masih dalam tanggung jawab saya, sehingga saya lebih memilih untuk mendaftar sebagai panitia-panitia open recritment. Saat ini, saya menjadi penanggung jawab bazzar kegiatan festival fisika dan mengurusi charity konser kegiatan ini. Bagi saya, mengerjakan hal-hal yang bisa saya lakukan akan memberikan manfaat untuk saya, dan mudah-mudahan untuk orang lain disekitar saya.
Kontribusi yang telah saya lakukan, salah satunya adalah membuat kegiatan untuk anak-anak penderita
kanker di bandung bersama teman-teman saya di pendidikan fisika bertajuk "Heroes" (Relize Humanity and Stand Up for Cancer).
Kegiatan ini berupa sosialasi selama kurang lebih 2 bulan untuk mengingatkan
masyarakat tentang banyaknya penderita kanker dan membatu untuk mencegahnya
terjadi pada diri kita. Kegiatan ini dilakukan secara online, di beberapa
tempat di bandung seperti ; gasibu, tega lega, dago car free day, dan diakhiri
dengan kegiatan amal di rumah cinta anak kanker bandung Jl. Bijaksana Dalam
No.3.
Selain
itu sejak awal tahun 2016 saya bergabung dengan komunitas "Student
Care" bandung dan saya sebagai 'social business' mengerjakan project small
business dimana keuntungan ini digunakan untuk menyekolahkan anak-anak didik
student care. Kegiatan lain yang pernah saya lakukan bersama student care
adalah menjadi relawan sebagai pengajar di lapas anak bandung.
Di tahun 2017 ini pun, saya berhasil lolos menjadi salah satu delegasi Pemuda Mendunia Chapter Singapore yang bertugas memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia. Di Singapura, saya bersama teman-teman delegasi lain membuat Festival Indonesia bertajuk 'Aku juga Anak Indonesia' dan kami pun melakukan tourism challage tentang Indonesia kepada turis-turis dunia disana. Selain itu, kami melakukan kegiatan sosial bersama TKI di Singapura, kita bercengkrama dan berbagi pengalaman dengan para TKI sehingga membatu menghilangkan penat dan kerinduan mereka kepada Negara Indonesia.
Hal-hal
ini membuat saya banyak bersyukur dan mengerti bahwa kehidupan kita adalah
anugerah yang luar biasa.
Saya sangat berharap masyarat Indonesia benar-benar memiliki
jiwa Bhineka Tunggal Ika. Wujud harapan ini karena semakin banyak saya bertemu
dengan orang-orang, semakin banyak pandangan yang saya lihat. Di Indonesia masa
kini, semakin banyak masyarakat lupa dengan tanah airnya, dengan saudara
sebangsanya. Padahal Indonesia dapat terus berkembang menjadi negara maju
apabila didukung oleh persatuan msyarakatnya. Era globalisasi sedikit demi
sedikit mengikis nasionalisme masyarakat Indonesia. Hal ini membuat saya ingin
membentuk suatu gerakan atau kegiatan yang bisa menjalar ke seluruh pemuda
Indonesia dan membantu meningkatkan kembali rasa nasionalisme yang semakin lama
semakin hilang.
Bagitu pun dengan saya dan keluarga saya. Bagi saya, keluarga adalah hal utama dibandingkan semua organisasi dan kegiatan yang saya geluti. Saya sangat berharap dapat menjaga keutuhan keluarga saya menjadi keluarga yang selalu kuat dalam ikatan antar saudara dan aqidah dalam agama. Selama ini, setiap hal yang saya lakukan selalu didukung penuh oleh anggota keluarga saya. Orang tua saya selalu memberikan kepercayaan yang kuat kepada saya, sehingga suatu saat nanti saya akan membalas kepercayaan orang tua saya, dengan hal-hal positif yang bisa saya berikan untuk masyarakat dan negeri ini
Komentar
Posting Komentar